RFID Mifare dan Proximity Beda Loh, Sudah Tahu Bedanya?

rfid-card

Pernah bertanya-tanya ga sih sobat printerkartujakarta.com, kenapa saat sudah lewat masa inap di hotel, kartu hotel nya tidak bisa dipakai? Bagaimana cara kontrolnya  yah? Lalu pernah lihat orang masuk ke ruangan tertentu, hanya menempelkan kartu lalu pintu bisa terbuka. Tapi tanpa kartu tidak bisa dibuka?

Ilustrasi diatas adalah gambaran dari teknologi lain yang telah berkembang di dunia AIDC dalm hal ini di kartu akses. Selain pembacaan sidik jari atau fingerprint, sekarang ini ada cara lain yang dapat digunakan untuk pengabsenan. Salah satunya adalah sidik kartu atau card reader. RFID adalah kartu yang digunakan untuk pengabsenan di mesin absensi yang bisa membaca kartu. Selain RFID ada satu lagi kartu yang dapat digunakan untuk pengabsenan, yaitu kartu Mifare.

Yuk kita bahas lebih detail terkait perbedaan dari Mifare dan Proximity Card ini

Kartu RFID / Proximity
Kartu Proximity atau Prox Card adalah nama yang umum digunakan untuk contactless card yang digunakan untuk security acces system atau system pembayaran. Frekuensi yang umum digunakan pada kartu dan alat pembacanya (card reader) adalah 125 kHz atau yang generasi lebih baru bekerja pada frekuensi 13.56 MHz. Proximity Card dikenal juga dengan nama RFID smartcard contactless. Standarisasi kartu ini umumnya yaitu ISO/IEC 14443 (jarak baca kartu) dan ISO/IEC 15693 . Umumnya jarak baca berkisar 0 sampai 3 inch sehingga memungkinkan untuk ditaruh dalam tas atau dompet. Saat ini kartu proximity bisa diperoleh dengan harga yang terjangkau yaitu harga umum berkisar USD 1 – USD 3 sehingga banyak digunakan dalam aplikasi identifikasi, akses control, pembayaran, transportasi, dan lain-lain.
Komponen kartu terdiri dari rangakaian IC, kapasitor dan kumparan yang terhubung secara parallel. Tidak mempunyai memory untuk menyimpan data.

Proximity
Tidak dapat menyimpan data
Cara pengabsenan dengan pembacaan kode dalam kartu
Isi dalam kartu tidak dapat diubah
Pembacaan kartu melalui signal radio dari kartu
Bisa dicetak foto
Long live, tidak menggunakan baterai, dapat dipakai terus menerus

 

rfid-card

Kartu Mifare
Sejenis kartu semi konduktor yang diproduksi oleh NXP (philips) yang sering digunakan untuk public transportation, parking, ID card, sistem absensi, tiket, kartu kredit, kartu toll, dan masih banyak aplikasi lainya. Frekuensi yang umum digunakan pada kartu dan alat pembacanya (card reader) adalah 13.56 MHz. Punya semacam memory untk menyimpan data, dan bisa diisi ulang.

Mifare
Dapat menyimpan data berupa nama, No ID, dan sidik jari pegawai
Cara pengabsenan dengan mencocokan data kartu dengan data mesin
Isi dalam kartu dapat diubah, dihapus, dan diperbarui
Pembacaan kartu melalui signal radio dari kartu
Bisa dicetak foto Long live, tidak menggunakan baterai, dapat dipakai terus menerus

Related Posts:

layout-of-data-on-magnetic-stripe-cards

Encoding Magnetic Stripe Card

Encoding magnetic stripe card adalah salah satu jalan untuk meningkatkan...

f1ae53de33738ee529338ff586edc920

Ternyata Barcode QR Bisa Dimakan

Sementara kita masih berusaha awam dengan QR barcode, di China...

davidsykes1

Konstruksi QR Code

Ketika orang lain lebih memilih untuk menggunakan media permen atau...